[FF] Last Fantasy

  • Tittle      : Last Fantasy
  • Cast       :
    • IU ( Lee Jieun)
    • Dong young Bae
  • Genre   : Fantasy, Romance
  • Length  : one shot
  • Rating   : General

annyeong yeorubun!!!

Gw kembali dengan sebuah FF, gara-gara ada moment Taeyang & IU waktu SBS Ingkigayo kemaren jadi kepikiran bwt  bikin FF ini. Oiy FF ini terinspirasi dari novel ‘Hocus Pocus’

Faraway things always look beautiful

Pikiran Lee Jieun terus melayang mengingat kejadian beberapa jam yang lalu tepatnya saat ia mendapatkan pelukan tiba-tiba dari idolanya Taeyang diacara SBS Ingkigayo. Tak hanya itu yang membuat Lee Jieun berubah menjadi makhluk tidak normal, sebuah bisikan seorang namja itu terus mengiang-ngiang di kepalanya.

“mari kita merayakan white day bersama-sama”

“Jieun ah~ apa yang kaupikiran? Kau seperti orang yang tidak normal selalu senyum-senyum sendiri.” Suara manager membuyarkan lamunan orang yang ada disampingnya.

eonni, apa yang harus dilakukan seorang wanita di white day?”

“mwo?”

“apa yang harus dilakukan seorang wanita di white day?” Jieun mengulangi pertanyaan barusan

“Biasanya seorang wanita harus memberikan marsmallow atau permen sebagai hadiah white day.”

“eonni kau bisa mengantarkanku ketoko permen? Please!” Bujuk Jieun dengan mengeluarkan jurus Bboo-ing bboo-ing (ekspresi manja).

oke, Jieun ah~ jangan-jangan kau akan merayakan white day?  Tebak sang Manager, Jieun hanya tersenyum membalasnya.

“anak ini sudah besar sudah saatnya merasakan jatuh cinta.” Gumam Managernya.

Van berwarna hitam itu parkir dipertokoan yang berada di jantung Korea Selatan. Diantara toko-toko berdiri satu toko dengan interior yang tidak biasa, ya ini seperti toko yang ada difilm-film fantasi seperti ‘Harry Potter’.

“Eonni apa kau yaki ini toko permenya?” Tanya Jieun setelah memperhatikan toko  aneh yang ada didepan mata.

“ne, tempatnya memang sedikit aneh tapi disana dijual berbagai permen yang enak.”

Ia segera keluar dari van. Didepan toko terdapat papan bertuliskan ‘Hocus Pocus’. Terdengar bunyi lonceng saat Jieun membuka pintu, suasana sepi tak ada pengunjung maupun pelayan ditoko ini. Ia memperhatikan ruangan yag penuh dengan funiture antik.

“anyeong Haseyo.”  Jieun memanggil sang pemilik toko

Seorang perempuan parubaya keluar dengan pakain nyentrik, tangan kanannya mengendong seekor kucing berwarna hitam.

“ada yang bisa dibantu nona?”

“ya, saya ingin membeli marshmallow untuk white day.”

“ah,  ini adalah marshmallow yang sering dicari pada waktu white day.” Ucap sang pemilik toko sambil menyerahkan sebuah kotak berukuran 10X10.

***

Abracadabra,,

And the magic spell begin

Date      : 14 Maret

Venue : YG Building

Akhirnya hari yang dinanti-nanti tiba, hari ini tepatnya tanggal 14 Maret merupakan White Day. Hari yang ditunggu-tunggu oleh orang-orang yang menunggu jawaban seperti Lee Jieun. Semalam ia tidak bisa tidur memikirkan bagaimana caranya memberikan permen kepada Taeyang, kalian bisa mengerti perasaan seperti itu bukan?.  Atas saran Yoo Ina, Jieun akan meneui Taeyang di YG Building kantor agensi Taeyang. Yoo Ina yang kebetulan satu agensi dengan Taeyang bisa membawa masuk Jieun kedalam YG Building yang keamanannya sangat ketat, orang yang bukan artis ataupun staff YG dilarang masuk kecuali sudah mendapat persetujuan. YG Building memang kantor yang sangat wah, semuanya serba modern dari segi arsistektur dan interiornya, ini terlihat bukan seperti kantor melainkan mall, tempat nongkrong sekaligus rumah. Jieun menunggu Taeyang yang sedang latihan di ruang lounge ditemani  Yoo Ina.

Tak terasa dua jam telah berlalu namun Taeyang tak kunjung menemuinya, tak ada yang menemani Jieun mengobrol setelah lima menit yang lalu Yoo Ina sahabatnya pergi terlebih dahulu. Detik demi detik berlalu, menit demi menit berlalu Jieun tidak melihat batang hidung Taeyang, rasa cemas menyelimutinya sedari tadi tadi.

Sehabis latihan Taeyang buru-buru membersihkan badannya, seorang staff meberitahukan ada yang menunggunya. Setelah kembali bersih dan rapih ia segera bergegas menemui seseorang yang menunggunya. Saat masuk ruang lounge, Taeyang terdiam sejenak melihat pemandangan dihadapanya, seorang perempuan tertidur karena menunggunya. Ia berjalan pelan seolah tidak ingin membuatnya terbangun. Perlahan ia mendekati Jieun, matanya menangkap sebuah kotak berukuran 10X10.

“apa itu?” gumam Taeyang, ia mengambil kotak tersebut dan membukanya. Taeyang memakan isi kotak tersebut, satu buah marshmallow berwarna putih hadiah white day.

***

Abracadabra,,,

And the magic spell continues.

Taeyang mengelus pipi gadis yang tidur didepanya, ia benar-benar seperti putri tidur. Kulitnya yang putih, bulu mata yang panjang dan bibirnya yang mungil telah mencuri perhatian Taeyang.

“mianhae telah menunggumu lama.” bisik Taeyang, tanganya masih mengelus pipinya.

Jieun terbangun, ia terkejut melihat Taeyang  sudah begitu dekat dengannya. Dua detik mereka terdiam, mata mereka bertemu.

“Gomawo hadiahnya, aku sudah memakannya dan rasanya sangat enak.” Taeyang memulai pembicaraan

“Syukurlah kalau oppa menyukainya, aku sangat khawatir oppa tidak akan menyukainya.” Balas Jieun, hati gadis itu senang taeyang menyukai hadiahnya.

“Masih ada waktu dua jam lagi sebelum white day berakhir.” Ucap Taeyang berhasil membuat Jieun memutarkan otaknya, apa dia ingin mengajakku untuk date di white day? Pikir Jieun. Ia masih mematung

“hello.”  Taeyang melambaikan tanganya kewajah Jieun, gadis dihadapan itu tersadarkan

“oh ne, kau sudah berjanji akan merayakan white day bersama-sama.”

Taeyang hanya bisa membawa Jieun ke loteng YG building karena waktu telah menunjukan pukul 10 pm. Suasana di loteng YG building yang menghadap kesungai Han memberikan keindahan tersendiri belum lagi titik-titik cahaya lampu kecil yang menempel di setiap sudut memberikan kesan dazzling night.

“oppa kau beruntung sekali bisa menjadi artis YG, mempunyai kantor semegah ini pasti kau betah berada disini.” Ucap Jieun yang masih takjub dengan suasan malam di loteng YG building.

“ne, aku sangat bersyukur bisa menjadi salah satu artis YG.” Ucap Taeyang, mata mereka masih menerawang jauh ke awan yang diselimuti bintang-bintang. “menjadi penyanyi adalah impianku sejak kecil, aku tertarik dengan musik setelah mendengarkan lagu dari Brian McKnight. Mendengarkan lagunya membuatku senang aku berpikir aku harus melakukan hal seperti itu untuk membuat orang disekitarku bahagia.”  Lanjut Taeyang.

“aku akan membuat orang disekitarku bahagia.” Sambung Jieun, ia loncat dari tempat duduknya dan berdiri dihadapan Taeyang.

1 2 3 ,,

Jieun mulai bernyanyi lagu ‘Good Day’ dan menari mengikuti irama lagu

Eojjeom ireoke haneureun deo paran geonji
Oneoulttara wae barameun tto wanbyeokhanji
Geunyang moreuneun cheok hana motdeureun cheok
Jiwobeorin cheok ttan yaegil sijakhalkka
Amu mal motage immatchulkka

Taeyang terpesona oleh aksi Jieun yang bernyanyi dan menari, ia ikut menari menjadi penganti Lee Jeyeon back dancer Jieun.

Nunmuri chaollaseo gogael deureo
Heureuji motage tto saljjak useo
Naege wae ireoneunji museun mareul haneunji
Oneul haetdeon modeun mal jeo haneul wiro
Hanbeondo motaetdeon mal
Ulmyeonseo hal jureun na mollatdeon mal
Naneunyo oppaga joheungeol
Eotteokhae

Taeyang memberikan tepuk tangan setelah Jieun selesai bernyanyi.

“Good job Jieun ah,” puji Taeyang

“gomawo.”  Balas Jieun, pipinya memerah tak mampu menyembunyikan rasa malunya. “oppa dancemu lebih baik dari Lee Jeyeon oppa, kau maukan menjadi backdancerku? ”

“kau harus menggeluarkan uang  banyak untuk membayarku menjadi backdancermu.” ucap Taeyang membuat tawa diantara mereka

Hari semakin gelap, waktu telah menunjukan pukul 12 pm namun sialnya mereka berdua terkurung di loteng YG Building.

“aish sial pintunya terkunci.” Ujar Taeyang

“etthokae oppa? Besok pagi aku harus pergi ke Thailand.”

“Handphone.” Seru Taeyang, mereka berdua segera merogok saku jaketnya

“Handphone ku tertinggal.” Ucap Taeyang menyadari tak ada hp didalam sakunya

“handphone ku lowbatte.” Gumam Jieun kecewa

Tak ada pilihan lain mereka harus menunggu pagi datang hingga ada orang yang membukakan pintu.

***

Pagi hari Taeyang mengantarkan Jieun ke bandara Incheon, Jieun harus pergi ke Thailand untuk manggung di Negara gajah putih tersebut.

“oppa minahae telah merepotkanmu.” Ujar Jieun sebelum turun dari mobil

“gwencana, semua itu salah ku juga.” Balas taeyang, tangannya mengacak pelan rambut gadis yang ada disampingnya. “semoga perjalananmu menyenangkan.” Lanjutnya sambil menunjukan eyes smile yang membuat hati Jieun berteriak. Gadis itu hanya mengangguk membalasnya.

Lima menit sebelum pesawat yang ditumpangi Jieun lepas landas, Handphone nya bordering petanda pesan masuk, segera ia membaca pesan tersebut

From : Taeyang oppa

Jieun periksa saku jaketmu

Jieun menurut, ia menemukan sebuah kalung dengan liontin bunga matahari, bunga kesukaan Jieun dan juga arti nama Taeyang yang berarti matahari. Handphone nya kembali berdering

From : Taeyang

Itu untukmu🙂

Jieun tersenyum senang mendapatkan hadiah kalung dari Taeyang.

“maaf nona Handphone anda harus dimatikan, pesawat sebentar lagi akan lepas landas.” Titah seorang pramugari mengingatkan Jieun

“oh ne.”

***

Malam pertama di Thailand Jieun tertidur pulas karena jadwalnya yang padat membuat gadis berambut panjang itu kelelahan.

Malam kedua di Thailand Jieun tidak bisa tidur, ia hanya mondar mandir dikamar hotel sesekali ia menyalakan tv berharap menemukan acara menarik namun nihil tak ada acara menarik di tv. Kadang Jieun pikir menjadi member sebuah girl band itu menyenangkan dibandandingkan penyanyi solo, setidaknya saat ia pergi keluar kota atau keluar negri ia mempunyai teman sekamar. Kali ini Jieun memainkan handphonenya untuk menghilangkan rasa bosan. Ia melihat pesan masuk dari Taeyang beberapa hari yang lalu. Sebuah ide tiba-tiba mengelitik hatinya, bagaimana kalau menelepon Taeyang, pikir Jieun. Tak menunggu lama ia menekan tombol hijau di hp nya

“yoboseyo.” Sapa orang disebrang sana

“annyeong oppa, ini Jieun.” Ucap Jieun kegirangan, dirinya tak mampu menyembunyikan rasa senang didalam hatinya.

“ah bagaimana kabarmu di Thailand.”

“sangat baik, err~ oppa gomawo kalungnya, aku tak menyangka kau akan memberikan kalung seindah ini.”

“sama-sama, aku pikir kalung itu sangat cocok untukmu. apa kau menyukainya?”

“ne.”

“sinca?”

“tentu saja aku menyukainya.” ucap Jieun. “aku sangat menyukai bunga matahari, bunga matahari terlihat indah dengan warna kuning yang mencirikan kecerian,  ia juga terlihat kokoh diantara bunga-bunga yang lain. dan aku sangat kagum dengan kesetian bunga matahari yang selalu menanti matahari muncul.”

Satu jama tak terasa mereka mengobrol lewat telepon. Ternyata menelepon Taeyang dapat membuat Jieun mengantuk. Ia menguap kecil dan tak lama kemudian tertidur pulas.

Hari terakhir di Thailand Jieun gunakan untuk berbelanja. Saat ia berkeliling pertokoan, ia melihat MV terbaru Big Bang berjudul ‘Blue’ diputar disalah satu toko. Ia terdiam memperhatikan namja berambut mohwak di layar LCD tersebut, ia merasakan sesuatu berbeda pada jantungnya, ya jantungnya berdegup lebih cepat dari sebelumnya. *itu mah kelakuan author, hehehe*

***

Sejak kembali menginjakkan kakinya di Korea, Jieun tak sabar ingin bertemu dengan Taeyang. Hujan rintik-rintik rupanya menyambut datanganya musim semi. Jieun melangkahkan kakinya menuju YG building, ia akan memberikan kejutan kepada Taeyang. Gadis itu menghentikan langkahnya saat melihat sebuah pemandangan yang membuat mata dan hatinya panas.

“oppa.” Lirihnya

Sebulir air mata meluncur dari mata indahnya, ia membalikan badan dan segera berlari menerobos hujan untuk menghindari sesuatu yang tidak ingin dilihatnya. Baru kali ini hatinya sakit hingga sulit untuk bernapas. Perasaan apakah ini? Tanyanya dalam hati.

Setelah agak jauh dari YG building, ia memperlambat langkahnya. Ia memandang langit yang menangis seperti dirinya. Tiba-tiba seseorang memayungi dirinya yang basah kuyup, ia berbalik untuk mengetahui siapa gerangan yang memberinya payung. Matanya menangkap namja yang telah memenuhi otaknya beberapa terakhir ini. Namja itu maju selangkah dan segera membasuh air mata Jieun yang telah bersatu dengan air hujan.

Jieun hanya memandang kedua mata sipit Taeyang, berharap mendapatkan jawaban dari matanya. Tak ada suara dari keduanya, hanya mata mereka yang berbicara. Jieun terkejut saat dirinya mendapatkan ciuman lembut dari Taeyang.

***

EPILOG

Date : 14 Maret

Venue : YG Building

Kedua makhluk itu mulai membukakan matanya, keduanya mulai mengumpulkan seluruh nyawanya yang belum sepenuhn ya kembali. Saat menyadari mereka baru saja tidur dengan posisi berhadapan, sontak mereka menjauh dan saling memandang penuh dengan kebingungan.

Kini otak keduanya kembali full loaded. Sepenggal, dua penggal memori berkelebat dikepalala Jieun dan Taeyang. Semuanya teringat jelas, kenangan white day, saat terkurung diloteng, kalung itu, rasa rindu itu, dan ciuman itu. Jieun memeriksa lehernya beerharap  kalung itu melingkar dilehernya, ia bernapas kecewa tak ada benda yang melingkar dilehernya.

“err ~aku sudah memakan marshmallownya.” Ujar Taeyang memecahkan keheningan.

Jieun teringat perkataan sang pemilik toko permen itu.

“saat permen itu dimakan oleh seseorang yang kau sukai, kau akan menegetahui dia jodohmu atau bukan lewat mimpi. Jika didalam mimpimu dia mencampakanmu maka dia bukan jodohmu dan bila dia menciummu maka dia jodohmu.”

Sinca?” seru Jieun

“ya.” balas Taeyang diringgi anggukan. “mianhae, kemarin malam aku tak….” Sebelum membereskan perkakataannya, Jieun lebih dulu memeluknya. Ada yang salah dengan hati Taeyang saat mendapatkan pelukan Jieun, ia merasakan sesuatu yang berbeda pada dirinya, itu seperti ada sengatan listrik yang mengalir kehatinya.

My last fantasy, forever in my heart
I believe in the meaning of my dream last night

14 thoughts on “[FF] Last Fantasy

    • makasih ya udh baca + meninggalkan jejak
      Jieun liat taeyang pelukan sama cewe, tau sendiri kan Taeyang kalau meluk cewe bikin sirik cewe2, hehehe *perasaan author ini mah*

  1. anggi4 berkata:

    waaahh ceritanya bagus.. aku jd suka banget taeyang-iu couple gara2 inkigayo.. Dan jadi tau ternyata iu uda ngefans ama taeyang sejak lama.. so cutee!
    btw, aku suka ff nya.. kerasa real.. soalnya ga banyak ff yg pairing taeyang ma iu.. Jd bikin lagi dong ff TaeU.. hehe! Gomawo!! ^_^

  2. Ama berkata:

    waaaah aku suka sama ffnya! kereen. Bisa minta bikin lagi ff tokoh taeyang & iu? soalnya suka banget couple ini^^ keren yaa, terus berkaryaa:)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s