FF ‘It Hurt’ Part 1

  • Title :  It’s Hurt
  • Author : Destiani a.k.a deztaem
  • Cast  :
    • Taeyang (Dong Yong Bae)
    • IU (Lee Ji Eun)
  • Other cast :
    • Wooyoung
    • Rebbeca
    • Member Big Bang
    • Jiyong
  • Genre : Romance, Love, angst (?)
  • Rating : PG
  • Lenght : Two Shot
  • PS : ini adalah kelanjutan dari FF ‘Special Gift’, insya allah aku juga bakal bikin kelanjutan dari FF ini, tunggu aja ya chingu

Taeyang POV

“hyung kau yakin mau menemui IU?” tanya Seungri untuk kesekian kaliannya

“sudah berapa kali aku bilang iya apa kau tidak mendengar?” jawabku kesal karena sepanjang perjalanan Seungri menanyakan hal tersebut.

Malam ini aku akan mengunjunggi kediaman milky couple alias couple IU dan Wooyoung. Mereka berdua mengikuti reallity show ‘We Got Married’ dan  menjadi pasangan suami istri diacara tersebut, ingat loh mereka bukan pasangan sesungguhnya karena IU sudah mempunyai namjachingu yaitu aku. Hubunganku dengan IU sengaja tidak dipubliskasikan karena menurut kami ini adalah sebuah privasi. Kami sudah menjaga hubungan ini selama enam bulan dan yang mengetahui hubunganku dengan IU hanya member Big Bang dan Jiyong sahabat IU.

“aku hanya tidak ingin melihat kau cemburu kalau nanti IU bermesraan dengan Wooyoung didepanmu.” Ucap Seungri.

“tenang saja aku ini bukan orang yang cemburuan sepertimu lagian mana mungkin IU berani bermesraan didepan pacarnya sendiri.” Jawabku enteng.

“terserah kau saja aku tidak akan bertanggung jawab jika nanti virus cemburu menyerangmu.”  Ancam dongsaengku.

Setelah menempuh perjalanan selama setengah jam akhirnya kami sampai disebuah apartemen yang ditepati oleh milky couple.

Teayang POV End

IU POV

“oppa menurutmu malam ini siapa yang akan kerumah kita?” tanyaku pada wooyoung malam ini, aku sangat pensaran kareana malam ini akan ada tamu istimewa. Aku sendiri tidak tahu siapa yang akan datang kesini, pihak acara ‘We got Married’ merahasiakannya.

“mollaseo, apa kau sangat pensaran?”

“tentu saja..  bagaimana kalau yang menjadi tamu kali ini adalah orangtuaku?”

“itu bagus aku bisa bertemu dengan  mertuaku.” Ucap Wooyoung dengan nada yg berbeda, ya itu terdengar seperti sedang menggodaku.

Teng tong…. bel apartemen berbunyi aku segera membukakan pintu. Deg.. aku terkejut melihat dua namja yang ada didepanku. Apa ini mimpi? Aku mencubit pipiku untuk membuktikan bahwa ini mimpi namun sayangnya aku dapat merasakan sakit dipipiku dan ini bukanlah mimpi.

“annyeong haseyo.” Seungri oppa memberi salam

“annyeong haseyo.” Wooyoung oppa membalas salam Seungri oppa sedangkan aku tidak bisa berkata apapun, aku hanya bisa berdiri kaku disamping Wooyoung. Dan Taeyang oppa terus mengumbarkan senyumannya  .

“Chukae atas penikahan kalian.” Ucap Taeyang oppa seraya memberikan sebucket bunga yang cantik untukku.

Apa dia tidak salah bicara? Bisa-bisanya dia berkata seperti itu padahal aku ini adalah yeojachingunya.

“kamsahamnida.” Balas Wooyoung. aku masih belum bisa bicara  sepatah katapun. “menggapa kau diam seperti patung biasanya kalau ada Taeyang kau akan loncat-loncat kegirangan?” sambungnya yang heran melihat sikapku

“oh itu karena aku terlalu terkejut Taeyang oppa datang kerumah kita.” Ucapku aku melihat Taeyang dan Seungri oppa menahan tawa karena ucapanku barusan yang terbata-bata. “

IU POV End.

Author POV

Mereka berpesta barbeque dibalkon, pada awalnya suasana sedikit canggung untunglah ada Seungri yang dapat mencairkan suasana dengan selera humornya yang tinggi . Malam begitu indah pemandangan dibalkon sangat memanjakan mata mereka oleh kerlap kerlip cahaya bintang berpadu dengan cahaya lampu yang menempel disetiap sudut balkon.

“bagaimana rasa barbeque buatanku?” tanya Seungri

“neomu neomu mashita, oppa kau hebat bisa membuat barbeque seenak ini.” Jawab IU

“tentu saja Seungri gitu loh, apapun bisa dilakukan olehku.” Ucap Seungri  bangga.

“IU kau menyukai lagu I need girl bukan?” ucap Wooyoung

“ne, waeyo?”

“aku akan menyanyi lagu itu dan kau harus jadi partner dancerku.”

“mwo?” ucap IU, Taeyang dan Seungri bersamaan.

IU melirik kearah Taeyang seakan bertanya apakah dia boleh menari dengan Wooyoung. Taeyang tersenyum seakan mengijinkan yeojachingunya menari dengan namja lain.

“tentu saja aku akan menjadi partner dancermu.” Ucap IU

Wooyoung dan IU  segera menari, Taeyang terlihat jeolus melihat yeojachingunya menari dengan orang lain.

“ya Wooyoung bukan  seperti itu menarinya.” Ucap Taeyang yang berhasil menganggu IU dan Wooyoung. Dia langsung meraih tangan IU dari genggaman Wooyoung.

“aku akan mengajarimu cara menari I need girl, kau harus memperhatikannya araseo!” ucap Taeyang, IU menahan tawanya melihat pacarnya yg dilanda virus cemburu.

Dengan lentur Taeyang menari sambil bernyanyi lagu ‘I Need Girl’, dia memegang kedua tangan IU dan melingkarkannya dibahunya. Cup IU mendaratkan bibirnya di pipi Taeyang.

***

Syuting ‘We got married’ telah selesai, IU berdiri dibalkon dia bersyukur syuting hari ini berjalan dengan lancar. Dia memandang bintang yang bersinar diatas sana. Tiba-tiba seseorang menutupkan matanya dari belakangnya.

“ya lepaskan” ucap IU sambil mencoba melepaskan tangan seseorang yang menutupi kedua matanya.

“kau pasti wooyoung oppa kan?” tebak IU namun tak ada suara dan mata IU masih ditutup oleh tangan seseorang.

“Seungri oppa?” tebaknya lagi namun lagi-lagi dia gagal

“Taeyang oppa?” ucap IU pelan, namja yang tak lain  adalah Taeyang melepaskan tanganya dan IU membalikan badannya, kini wajah mereka hanya terpaut 5 cm, Mata mereka saling bertemu. Perlahan bibir Taeyang menghampiri bibir IU, Taeyang mencium lembut bibir munggil IU.

Wooyoung P.O.V

“IU kau dimana?” teriak ku berulang kali namun IU tidak menyahut. Aku sedang mencari IU karena aku ingin memberikan sesuatu padanya. Saat aku melihat kebalkon aku melihat sesuatu yang membuat hatiku hancur lembur. Omo apa yang aku lihat ini nyata? IU berciuman dengan Taeyang?. Perasaanku memanas melihat melihat mereka ingin rasanya tangan ini memukul wajah Taeyang. Langkahku terhentikan karena seseorang menarik tanganku.

“jangan ganggu mereka!” ucap Seungri “mereka berdua pacaran sebelum IU mengikuti acara we got married.” Sambung Seungri lalu ia melepaskan tanganku dan segera menghilang dari hadapanku. Dengan berat hati akupun mengurunggi niatku untuk bertemu dengan IU.

Wooyoung pov end

***

@tempat latihan dance

Taeyang keluar dari ruang latihan dance dengan kru crazy wawa dancer. Badan mereka tampak bercucuran keringat karena hari ini mereka latihan dance yg menguras tenaga.

“gomapta untuk kerjakeras kalian hari ini.” Ucap Taeyang sambil membungkuk

“cheonmaneyo.” Jawab para kru dancer bersamaan.

Satu persatu kru crazy wawa dancer meninggalkan Taeyang sendirian diruangan. Dia merebahkan tubuhnya disofa untuk menghilangkan sedikit rasa capeknya. Tiba-tiba virus rindu menerjang Taeyang, tak tahu mengapa hari ini dia sangat merindukan kekasihnya padahal baru kemarin malam mereka bertemu. Taeyang meraih handphone nya dan segera menulis pesan singkat pada IU

            I miss you honey J

Untuk menghilangkan rasa rindunya ia memutar MV IU ‘Good day’ dari handphone nya. Ia begitu memperhatikan IU didalam MV tersebut sampai-sampai ia ikut bernyanyi.

IU P.O.V

Handphone ku berdering  petanda pesan masuk. Aku segera mengambil handphone ku didalam tas dan membaca pesan masuk yang ternyata dari Taeyang oppa

I miss you honey J

“I miss you too, tenang saja sekarang aku akan menemuimu” batinku dalam hati

Hari ini aku akan memberikan suprise pada Taeyang, aku akan menemui Taeyang ditempat latihan dance nya.

Aku masuk keruang latihan dance Taeyang oppa, aku melihat Taeyang sedang berbaring sambil menatap layar handphone nya. Terlintas ide briliant muncul dikepalaku, ahai aku akan mengangetkanya Taeyang oppa dari belakang.

Tap tap aku melangkahkan kaki ku pelan agar tidak ketahuan Taeyang oppa. Dari belakang badanya aku bisa melihat apa yg dilihat Taeyang oppa dilayar handphonenya, ahahahaha ternyata dia sedang menonton MV aku dan ia juga ikut bernyanyi.

“ohh itu IU kan?” ucapku

“ssstttt.” Taeyang oppa menyuruhku diam

“IU sangat cantik bukan?” ucapku lagi

“sssttt.” Lagi-lagi Taeyang oppa menyuruhku diam sepertinya dia tidak ingin diganggu. Dia fokus memperhatikan layar handphone nya sambil ikut bernyanyi. Dia mengubris keberadaanku. Aku pun menggodanya kembali tapi hasilnya nihil dia tetap memperhatikan IU  yg ada didalam handphonenya daripada IU asli yg ada dibelakangnya. Aku ikut bernyanyi untuk menggodanya lagi

Nunmuri chaollaseo gogael deureo
Heureuji motage tto saljjak useo

“ya bisakah kau diam?” Ucap Taeyang oppa dengan suara tinggi sambil membalikan badannya. Sontak aku kaget mendengarnya dan Taeyang oppa pun sama kagetnya denganku karena melihatku berada disini

“oppa kau membuatku kaget.” Ucapku

“mianhae, aku terlalu menikmati lagumu hingga aku tidak ingin diganggu oleh siapapun.”

“ahahahaha.” Aku tertawa terkekeh

“mengapa kau tertawa?”

“kau seperti fansboy ku yang gila ahahaha kau lucu sekali oppa asyik menonton MV ku sambil menyanyi.” Ucapku yang masih tertawa.  “Kau salahsatu fansboy ku yang beruntung karena bisa menjadi pacarku”

“ ya berhentilah menertawakanku, aku memang fansboy mu yang gila, gila karena merindukanmu. Neomu bogoshipo.” Ucap Taeyang oppa, ia langsung memelukku untuk menghilangkan rasa rindunya. Lima menit kemudian Taeyang oppa melepaskan pelukannya

“apa kau sudah makan siang?” tanyanya

“belum.”

“kalau begitu kita makan siang bersama, eothokae?”

“boleh boleh.” Ucapku penuh semangat

“aku pergi membersihkan badanku dulu kau tunggu disini, sesudah latihan dance aku belum membersihan badanku.”

“mwo kau belum membersihkan badanmu? Pantas saja tadi saat kau memelukku aku mencium sesuatu yang tidak sedap.”

Taeyang oppa mencium keteknya untuk memeriksa apa keteknya mengeluarkan bau yang tidak sedap seperti yang aku ucapkan

“ketekku wangi kok kalau tidak percaya cium saja sendiri.” Bela Taeyang oppa sambil mengangkat tangan kananya dan menyodorkannya padaku. Aku segera menutup hidungku dan menjauh dari Taeyang oppa yang semakin mendekat denganku. Terjadilah aksi kejar mengejar antara aku dan Taeyang oppa. Yang kalah tentu saja aku, Taeyang oppa berhasil menangkapku.

“oppa lepaskan aku, kalau kau tidak melepaskanku aku tidak mau makan siang denganmu.” Ancamku

“baiklah nona IU.” Taeyang melepaskanku. “kau tunggu aku disini, aku akan membersihkan badanku dulu. Ingat jangan kabur araseo!”

“sudah sana mandi.” Ucapku sambil mendorong Taeyang

IU P.O.V

Kami makan siang direstouran yang cukup elit. Aku memesan pasta makanan favoritku.

“Oppa kau harus mencoba pasta yang aku pesan ini, aaaa.” Ucapku sambil menyuapi Taeyang oppa.

“kau benar pastanya sangat enak.” Komentarnya

Aku senang sekali karena bisa makan siang dengan Taeyang oppa, kami jarang makan siang bersama karena kesibukan kami yang sangat padat. Aku kangen sekali suasana seperti ini makan berdua sambil mengobrol. Ditengah-tengah suasana akrab antara aku dan Taeyang oppa tiba-tiba muncul wanita yang menyapa Taeyang oppa.

“Taeyang.” Ucap wanita berambut pirang itu sambil membuka kacamata hitamnya. “how are you? Long time no see.” sambungnya

“oh Rere, i’m fine.” Ucap Taeyang sambil cipika cipiki dengan wanita itu . “when are you coming to korea?” tanya Taeyang.

“yesterday.” Balasnya ““Who is she? Your girlfriend?”

“I’m IU, we are just friend.” Jawabku cepat, aku sengaja berbohong karena aku tidak ingin orang lain tahu aku pacaran dengan Taeyang oppa.

“I’m Rebecca, nice to meet you.” Ucap wanita itu sembaring mengulurkan tangannya
            Mereka berbincang-bincang tanpa mempedulikanku, sepertinya wanita itu bukan orang korea asli dari tadi mereka mengobrol menggunakan bahasa inggris. Siapa sebenarnya wanita ini menggapa aku menjadi cemburu melihatnya. Dia terlihat seperti model, wajahnya cantik, badannya tinggi, hidungnya mancung dan dia juga seksi.

“oppa sebaiknya aku pulang duluan, aku masih ada syuting.” Ucapku memotong pembicaraan Taeyang oppa dan Rebecca.”

“aku akan mengantarmu ketempat syutingmu.” Tawar Taeyang oppa, dia beranjak berdiri namu kulihat tanngan wanita bule itu mencoba mencegahnya.

“aniyo aku bisa pergi sendiri, kau temani saja Rebecca.”

“ya sudah kalau itu yang kau mau, hati- hati dijalan.”  Pesan Taeyang oppa sebelum aku pergi, aku hanya tersenyum membalasnya.

Aku keluar restoran dengan perasaan cemburu, aniii aku tidak boleh cemburu pada Taeyang oppa mungkin saja Rebecca adalah teman lama oppa yang sudah lama tidak bertemu. Aku mencoba berpikir positif, aku harus percaya pada Taeyang oppa.

***

Aku melihat bayanganku didepan cermin besar, hari ini aku merasa cantik, tubuhku dibalut dengan gaun pengantin yang sangat indah. Aku memakai gaun pengantin karena hari ini ada pemotretan untuk pernikahanku dengan Wooyoung oppa di acara ‘We Got Married’.

“IU apa kau sudah selesai?” Ucap Wooyoung.

Aku membuka tirai ruang ganti, Wooyoung oppa tak henti-hentinya memandangku dia menatapku dari ujung kaki sampai ujung kepala membuat perasaanku tidak enak.

“neomu yeppeo.” Pujinya. dia menghampiriku dan segera merangkul tanganku.

“kajja kita sudah ditunggu oleh photograper.” Ucap Wooyoung

Kami  mulai melakukan pemotretan, sang photograper menyuruh kami bergaya ini itu. Sontak aku kaget saat photographer menyuruh Wooyoung mencium bibirku, untung saja Wooyoung oppa segera menolaknya sebagai gantinya dia mencium keningku. Setelah selesai pemotretan kami melihat hasil fhoto, wah ternyata hasilnya bagus-bagus tidak ada yang cacat satupun.

Aku diantarkan pulang oleh Wooyoung oppa setelah pemotretan. Wooyoung oppa adalah orang yang asyik diajak berbicara sehingga tidak butuh waktu yang lama untuk bisa akrab dengannya. Aku memandang wajah woooyoung oppa yang sedang kosentrasi mengendarai mobil.

“mengapa kau memandangiku terus?” tanya Wooyoung oppa yang sadar aku memperhatikannya.

“aku baru sadar ternyata kau tampan juga.”

“apa kau sedang memujiku?”

“ne, tidak heran banyak yang menyukaimu.” Gumamku. “oppa kau kan tampan apa tidak ada yeoja yang kau sukai?”

“sebenarnya aku sedang menyukai seseorang namun sayangnya orang itu sudah ada yang punya. Aku tidak mengharap lebih darinya, melihatnya bahagia dengan orang lain sudah cukup bagiku.” Aku nya.

Mendengarnya aku menjadi tambah mengaguminya, dia bukan laki-laki egois.

POV End

***

            “youngbae apa kau tahu Rebecca datang ke korea?” tanya Jiyong saat diperjalanan menuju dorm

“ya aku tahu, tadi siang aku bertemu dengannya.” Jawab Taeyang

“aku dengar dia datang ke korea untuk melakukan syuting film perdananya.” Seungri ikut-ikutan nimbrung.

“apa itu baik untukmu Rebecca ada di Korea?” tanya Seung Hyun

“jangan khawatir Rebecca hanyalah masa laluku lagian sekarang aku sudah punya IU.”

***

Siang itu Taeyang menemui Rebecca di cafe dekat kantor YG Entertainment. Rebecca menyuruh Taeyang menemuinya karena ada sesuatu yang ingin dia bicarakan dengan Taeyang. Rebecca menunggu Taeyang sambil meminum cappucino pesananya. Lima menit menunggu namja yang ditunggunya tiba juga.

“sorry menunggumu lama.” Ucap Taeyang

“no problem.” *pake bahasa indonesia aja ya biar gak ribet*. Taeyang segera duduk didepan Rebecca.

“aku belum punya banyak kenalan di korea makanya aku memintamu datang kemari. Kau mau kan menjadi guide pribadiku selama aku tinggal di Korea?”

“ya tentu saja, saat aku di Los angeles kau menjadi guide ku dan sekarang kau datang ke Korea aku dengan senang hati akan menjadi guide mu.”

“thank you kau memang taeyang yang baik hati.” Ucap wanita bule itu kegirangan. Taeyang hanya tersenyum membalasnya. Tiba-tiba Rebecca mengenggam tangan Taeyang

“maafkan aku karena waktu itu aku tidak bisa menerima cintamu.” Gumam Rebecca yang membuat Taeyang teringat kembali pada masa lalunya.

“sudahlah jangan dibahas lagi, biarkan itu menjadi masa lalu kita.”

“Aku menyesal telah menolakmu, saat kau pergi aku baru menyadari bahwa sebenarnya aku mencintaimu.” Aku nya. Taeyang terkejut mendengar pengakuannya itu, sekarang tidak ada lagi rasa cinta Taeyang untuk Rebecca, hatinya sudah diberikan semuanya untuk IU.

“kau masih mencintaiku kan?” tanyanya

“sorry aku sudah tidak mencintaimu, aku sudah mempunyai pacar.” Ucap Taeyang dengan hati-hati agar tidak menyakiti  perempuan yang ada dihadapannya.

“bisakah kau kembali mencintaiku lagi?” desak Rebecca yang tidak puas dengan pengakuan Taeyang

“sorry aku tidak bisa, aku sudah mencintai gadisku tidak mungkin aku meninggalkannya. Tapi kau masih bisa menjadi temanku.”

“tidak aku tidak bisa berteman denganmu karena aku memiliki perasaan padamu. Siapa pacarmu sekarang?”

“maaf aku tidak bisa memberitahukan padamu.”

“kenapa? Apa gadis yang kemarin bersamamu adalah pacarmu?” tebaknya

“maaf aku harus pergi sekarang, kau bisa datang padaku jika kau ada masalah selama di Korea karena bagiku kau tetap temanku.” Ucap Taeyang sekejap dia sudah tidak ada dalam pandangan Rebecca.

Hati Rebecca hancur mendengar semua pernyataan Taeyang barusan, ia tak kuasa membendung air matanya, perlahan air matanya jatuh. Perasaan dendam mulai merasuk hatinya dia tidak terima dicampakan begitu saja oleh Taeyang. Dengan senyum evilnya dia mempunyai rencana jahat untuk membalasnya.

***

IU P.O.V

Tumben sekali tadi Rebecca menemuiku, dia bilang Taeyang oppa ingin bertemu denganku di club Heaven malam ini. Aku dandan cantik untuk bertemu dengan Taeyang oppa.

“Jiyong apa aku cantik?” tanyaku pada sahabatku

“ne kau sangat cantik.” Ucap Jiyong. “ kau tidak heran Taeyang oppa mengajakmu ke club malam-malam begini? Dia bukannya tidak suka kau pergi ke club?”

“mollaseo, aku hanya tidak ingin membuatnya kecewa.”

“ya sudah sana pergi, have fun my bestfriend ingat kau tidak boleh minum, araseo?!”

“ne, mianhae malam ini kau harus tidur sendiri disini.”

“gwecana.”

POV End.

***

            Suasana didalam club Heaven sangat berisik oleh musik dari DJ dan lampu kerlap-kerlip menghiasi club yang bertempat disebelah selatan sungai Han. Suasana club tak luput dari keberadaan wanita penghibur. Disudut kanan club heaven duduk seorang yeoja yang sedang  meneguk minuman, yeoja itu adalah Rebecca. Mata yeoja tersebut memperhatikan keadaan disekitarnya, dia mencari sesosok namja dan yeoja yang ia tunggu. Namja yang ia tunggu mulai tampak dalam pandangannya, namja itu segera duduk dihadapannya.

“kau mau minum.” Tawar Rebecca

“boleh.” Jawab Taeyang setuju, Rebecca segera menuangkan minuman kedalm gelas kecil.

“menggapa kau mengajakku kemari?” tanya Taeyang

“aku ingin melepaskan stressku makanya aku kemari.”

Selang beberapa menit kemudian yeoja yang ditunggu Rebecca mulai tampak dalam pandangannya. Rebecca tersenyum evil, dengan sergap dia mencium Taeyang tiba-tiba. Taeyang memberontak saat perempuan itu menciumnya, segera dia melepaskan ciumannya setelah IU pergi dari pandangannya.

TBC



6 thoughts on “FF ‘It Hurt’ Part 1

  1. Ping-balik: Taemtaem's Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s