FF “Gwishin Neomu Yeppeo” end

  • Tittle : Gwishin Neomu Yeppep as know Ghost you’re so pretty
  • Cast :
    • Taemin
    • Gummy
  • Other Cast :
    • Key
    • Minho
    • Onew
    • Jonghyun
  • new cast : Eri & Seung Hyun
  • Genre : horror, romantince, Tragedy
  • Lenght : Two Shot
  • Rating : General

Aku melihat MinKeyJong berlari kedalam apartemen, aku dan Onew hyun segera mengejarnya.

“hyun tunggu.” teriakku yang berhasil menghentikan langkah MinKeyJong

ppali palli, kita harus mencegah Gummy untuk membunuh orang yang telah menabraknya.” Ucap Key

Tap tap tap kami berlari sekuat tenaga untuk menemukan Gummy, dikolidor kami melihat Gummy  sedang mengejar namja yang lari ketakutan. Namja itu berlari sampai loteng lantai paling atas di apartemen ini. Sekarang namja tersebut sudah terperangkap diatas loteng, tak ada kesempatan untuknya  melarikan diri.

“sekarang kau tidak dapat kemana-mana, karena kau telah menabraku dan tak bertanggung jawab sekarang kau akan mati ditanganku, hihihihihi.” Ucap Gummy dengan nada yang menyeramkan.

“ampun nona ampun, itu bukan kesalahanku.” Ucap namja itu ketakutan. Gummy terus mendekatinya, namja itu terus melangkah kebelakang ketika gummy menghampirinya hingga namja itu berada dipinggir loteng.

“aku hanya disuruh oleh Nona ERi  untuk menabrakmu,  aku mohon jangan membunuhku.” Pinta namja itu.

Gummy P.O.V

Mwo? Eri  ingin membunuhku? Dia adalah sahabatku tapi mengapa dia ingin membunuhku? Mungkinkah dia marah karena Seung Hyun menyatakan perasaannya padaku.

Flashback

Teng tong bel rumahku berbunyi aku yakin itu Eri sahabatku dari Jepang, kita sudah berteman sejak SMP.  Hari ini kita akan mengerjakan tugas kelompok dirumahku. Aku segera membuka gerbang pintu namun yang kulihat bukan Eri melainkan Seung Hyun oppa. Dia adalah namja yang disukai oleh Eri

“annyeong.” Sapa Seung Hyun

“annyeong, tumben kau kemari?”

“ini untukmu.” Ucap seung Hyun seraya menyerahkan sebucket bunga mawar putih . aku menerimanya dengan wajah penuh pertanyaan. Tiba-tiba saja dia memegang kedua tanganku dan menatapku tajam.

na niga jeongmal johahae, maukah kamu menjadi yeojachinguku?”

“Mwo? Apa yang aku dengar barusan?” batinku dalam hati, aku bingung harus jawab apa padanya aku sama sekali tidak mencintainya, aku hanya menyukainya sebagai  teman. Dalam kebingungan yang melanda pikiranku,  aku mendengar suara isakan tangisan yang mengalihkan perhatianku. Aku mencari sumber suara tersebut saat ku melirik kearah kanan kulihat Eri sedang berdiri   kaku dengan air mata yang mengalir deras dari pelukpuk matanya

“Eri” ucapku,   berlari meninggalkanku. Saat aku akan mengejarnya tanganku ditarik oleh Seung Hyun

“ Mianhae aku tidak dapat menerimamu, masih banyak yeoja yang lebih baik dariku.” Ucapku. Dengan berat hati Seung Hyun melepaskan tanganku, kulihat wajahnya menggambarkan kekecewaan namun aku tidak peduli padanya yang aku pikirkan saat ini adalah Eri. Ini semua bukan seperti yang Eri bayangkan dia harus tahu kejadian yang sebenarnya. Aku mencoba mengejar Eri yang sudah tidak tampak lagi dari pandanganku. Aku berlari sekuat tenaga untuk menemukan keberadaannya namun sayangnya aku telat 10 detik untuk menemukannya, dia telah pergi bersama bis yang melaju 10 detik yang lalu.

Semenjak kejadian itu Eri menjauhi dariku bahkan dikelas dia tidak lagi sebangku denganku, dia tidak pernah mengangkat teleponku maupun membalas sms yang aku kirim. Sikapnya yang seperti ini membuatku tambah merasa bersalah aku rela melakukan apa saja, matipun aku rela jika itu bisa membuatnya memaafkanku.

Dua minggu kemudian aku mendengar kabar dari Seung Hyun bahwa Eri akan kembali ke Jepang. semarah itukah  marah padaku hingga ia akan pergi ke Jepang?.

Flashback end.

Back to taemin p.o.v

“Aku disuruh oleh nona Eri untuk menabrakmu saat dia pergi ke Jepang.”  ucap namja yang menabrak Gummy.

Tinggal selangkah lagi namja yang menabrak Gummy akan terjatuh dari atas loteng  namun tiba-tiba Gummy menghilang dan namja itu menghentikan langkahnya, ia terduduk lemas dilantai.

“gwecana ajushi?” hyung segera menghampiri namja itu sedangkan aku pergi mencari Gummy yang tiba-tiba menghilang. Aku berlari sekuat tenaga untuk menemukan keberadaannya.

“Gummy kau ada dimana?” teriaku berulang kali.

Saat melewati koridor aku mendengar suara orang menangis, aku yakin itu Gummy. Suara itu berasal dari sebuah ruangan yang terletak dipojok. Aku segera masuk keruangan itu, ruangan itu kurang  penerangan dan penuh dengan debu. Aku melihat seseorang berambut panjang duduk melipatkan dan memeluk kakinya.

“Gummy?” ucapku

Perempuan itu mengangkatkan kepalanya dan benar saja itu Gummy

Gwecanayo?”

“disini terasa sakit seperti ada yang menusuk.” Ucapnya sambil mengelus dadanya yang sakit. Aku dapat mengerti perasaannya sekarang, pasti sangat sakit seorang sahabat tega mencelakakan sahabatnya sendiri. Aku memeluk Gummy agar dia dapat merasa tenang, untuk kedua kalinya dia menangis dipelukanku.

“meskipun sakit aku akan memaafkan Eri , aku terlanjur berjanji untuk melakukan apa saja agar dia bisa memaafkanku. Sekarang aku ikhlas aku sudah tiada didunia ini”

***

Silau matahari yang terpancar dari sela-sela jendela  membangunkanku dari tidur lelapku. Kulihat jam menunjukan jam 7, jam segini dihari weekend masih pagi bagiku.  Aku berniat untuk meneruskan tidurku namun saat aku melihat sepucuk  surat yang terletak disamping jam beker mataku tiba-tiba melek, tak ingin lagi aku kembali kedalam selimut. aku segera mengambil surat tersebut dan membacanya.

Selamat pagi Taemin

Bagaimana tidurmu semalam? Tidur dengan nyenyak kah? Taemin ssi udara hari ini sangat bagus untuk bermain. Taemin bisakah seharian ini kita bermain diluar? Aku tunggu di taman ya jam 10.

Gummy^^

Hatiku tiba-tiba merasa  senang setelah membaca surat itu bah anak kecil yang dikasih balon, apakah dia mengajakku untuk berkencan?  Omo eothokae eotokhae hari ini aku harus terlihat tampan dihadannya. Aku segera mandi dan ganti pakaian, aku memilih milih pakaian yang kiranya cocok dipakai olehku. Kaos berwarna putih ditambah  jas berwarna biru muda menjadi pilihanku. Setelah dandan serapih mungkin aku segera menemui My Juliet

Gummy P.O.V

Hari ini akan menjadi hari terakhirku berada didunia manusia, sebelum aku kembali dunia asalku aku ingin mengungkapkan perasaanku terhadap Taemin, aku ingin dia tahu apa yang aku rasakan sekarang. Aku meminta ijin kepada malaikat agar hari ini aku menjadi manusia yang bisa dilihat oleh orang lain. Aku ingin merasakan rasanya menjadi manusia yang berkencan dengan namja yang dicintai. Aku menunggu Taemin disebuah kursi kayu yang berada ditaman. Kulihat orang yang belalu lalang dihadapanku, mereka terlihat bahagia dengan pasangannya aku ingin seharian ini seperti mereka. Taemin muncul diantara orang-orang yang berjalan ditaman, hari ini dia terlihat lebih tampan dari sebelumnya.

pov end

Aku  melihat Gummy sedang duduk di sebuah kursi kayu. Dia terlihat lebih cantik dari sebelumnya, dia tidak lagi memakai dress putih, dia memakai kemeja dan rok berwarna pink terlihat seperti gadis sesungguhnya. Aku segera menghampirinya yang telah menunggu.

“annyeong.” Sapaku

“annyeong, gomawo Taem sudah mau datang kemari.”

“sekarang kita mau kemana nih?”

“aku ingin sekali ketaman hiburan.”

“baiklah, kajja.”

Aku menarik tangannya dan segera membawanya pergi ke taman hiburan. Saat kupegang tangannya aku tidak merasakan tanganya dingin, tangannya lebih hangat dari sebelumnya.

“tanganmu sudah tidak dingin lagi.”

“ne, untuk hari ini aku diijinkan untuk menjadi manusia dan kamu tidak perlu khawatir takut dikira orang gila karena sekarang aku bisa dilihat oleh  orang.”

“sinca?” tanyaku, dia hanya  tersenyum.

Seharian bermain ditaman hiburan bersama Gummy terasa menyenangkan, aku  dapat melihat kecerian Gummy yang terpancar dari wajahnya. Dia selalu tersenyum membuat aku bahagia. Aku merasa hari ini sedang berkencan dengannya.

“cangkeumanyo Taemin ssi jangan turun dulu.” Ucap Gummy saat akan turun dari tangga

“wae?”

“bagaimana kalau kita bikin permainan?”

“permainan apa?”

“main gunting batu kertas, siapa yang menang  boleh turun satu anak tangga, dan siapa yang lebih dahulu sampai dibawah itu pemanangnya dan berhak meminta apapapun sebagai hadiahnya.” Paparnya

“siapa takut, pasti aku akan menang.”

“aishh jangan kepedean dulu, tentu saja aku yang akan menang.”

Kita memulai permainan itu, gunting batu kertas, gunting batu kertas,  . Ternyata aku tertinggal beberapa anak tangga darinya.

“Taemin ssi tinggal 2 anak tangga lagi aku akan menjadi pemenangnya.” Ucapnya

“tunggu aja aku akan menyusulmu.” Ucapku yang tak mau kalah darinya

Akhirnya Gummy yang lebih dahulu sampai dibawah dan itu berarti dialah pemenangnya.

“yeahhh aku menang.” Ucapnya kegirangan

“kau mau apa, es krim? Gulali? Lolipop?” tanyaku

“ani aku tidak ingin itu semua, aku  hanya ingin kau mengendongku sampai  wahana itu.” Ucap Gummy sambil menunjukan tempat yang dimaksud.

“baiklah, cepat naik kepunggungku.” Ucapku, aku segera jongkok agar Gummy dapat naik kepunggungku. Dia bukannya naik malah tetap berdiri disamping.

“cepatlah naik.”

“ah andwae.”

“wae? Bukannya tadi kau memintaku untuk mengendongmu?”

“aku tahu kau pasti tidak sanggup mengendongku, daripada sesuatu terjadi padaku lebih baik tidak.”

“aishh jadi kau meremehkanku karena badanku kecil, meskipun badanku kecil tapi tenagaku kuat. Kau tak tahukan waktu camping kemarin aku mengendong orang yang badanya 2 kali lipat darimu.  Cepatlah naik.” Ucapku  yang tidak terima dengan ucapan Gummy barusan.

Gummy segera naik kepunggungku, dia melingkarkan tangannya kebahuku. Kulangkahkan kaikiku langkah demi langkah.

“meskipun badanku kecil tapi tenagaku besar, aku bisa mengendongmu bahkan orang yang badannya 2 kali lipat darimu.” Ucapku

“ne. Taemin ssi punggungmu sangat hangat, aku suka  berada dipunggungmu. Aku ingin selalu ada dipunggungmu seperti ini.”

“jika kau ingin berada dipunggungku kau tidak perlu memintaku untuk mengendongmu lagi, peluk saja aku dari belakang.” Godaku padanya.

“aishhh kau ini.”

Akhirnya kami sampai di wahana bianglala tempat yang menjadi tujuan kami. Gummy segera turun dari pundakku, dia mengajakku untuk menaiki wahana tersebut.

“Taemin ssi kita naik bianglala yuk, aku ingin melihat sunset.”

“boleh juga melihat  sunset diatas sana.”

Bianglala yang kami tumpangi berputar seperti roda hingga kami berada diatas dan dapat melihat matahari terbenam dengan jelas. Langit yang tadinya biru berubah menjadi orange, kami  berdua terpanah dengan keagungan tuhan yang menciptakan alam semesta  dengan sempurna.

sunset nya neomu yeppeo.” Ucap Gummy

“ne, sama sepertimu neomu neomu yeppeo.”

Mata Gummy mebelalak, dia terkejut mendengar perkataanku barusan. Aku menatap matanya,  kupegang kedua tangannya dan diletakan didadaku.

“Kau dapat merasakan detak jantungku bukan? Jantung ini berdetak lebih kencang saat kau ada  disisiku. Saranghae Gummy jeongmal saranghae.

Kulihat kedua matanya mulai meneteskan air mata,  aku tak tahu mengapa dia menangis, apa dia tidak suka aku berbicara seperti itu?

“kau tidak suka aku mencintaimu?”

ani, nado saranghae.”

Aku senang Gummy  mengucapkan itu, ini seperti mimpi bagiku. Aku memeluknya saking senangnya.

mianhae Taem aku tidak bisa selalu ada disampingmu , dunia kita berbeda. Aku hanyalah seorang hantu sedangkan kau adalah manusia.” ucapnya, dia melepaskan pelukanku

“kau harus tahu aku tulus mencintaimu, aku tidak peduli kau hantu.”

<span> </span>Aku menghapus air matanya perlahan bibirku menghampiri bibirnya, kukecup bibir manisnya. Kurasakan bibirnya menyentuh bibirku, sangat hangat hingga aku dapat menikmatinya. Tak kusangka aku berani menciumnya, ini adalah ciuman perdanaku. Sangat aneh tapi aku menyukainya.

***

Matahari telah meuncul dari peraduannya, suara burung berkicau menyambut datangnya pagi yang cerah. Aku berjalan gontai menuju ruang tengah.

“ahh taemin kau sudah bangun rupanya.” Sambut Onew hyun ketika aku berada diruang tengah.

Kulihat disekelilingkuAku tidak melihat Gummy diruang tengah, yang kulihat

“ne, kemana Gummy? Apa dia pergi dengan Key hyun lagi?.” Tanyaku

“ani aku ada disini, taem kau dapat surat dari Gummy, dia tidak bisa memberikannya langsung padamu jadi dia menitipkanya padaku.” Ucap Key yang datang tiba-tiba seraya memberikanku sepucuk surat yang dibungkus amplop berwarna ungu .

Aku duduk disofa dan segera membuka suarat tersebut, member SHINee yang lainnya menyerbuku

To Taemin

Taemin ssi masih ingatkah pertama kali kita bertemu? Saat itu aku melihat wajahmu cemberut karena sedang marah pada hyungmu, kau terlihat lucu saat cemberut. Sepanjang perjalanan aku selalu melirik kearahmu memperhatikan setiap lengkukan wajahmu. Melihatmu ketakutan waktu dimobil membuatku sedih, aku takut kau tidak mau menjadi temanku. Wajahku tiba-tiba memerah saat kau menatapku untuk pertama kalinya. Kau menyambut tanganku namun kau tak dapat menyentuhku, kau terlihat kecewa namun saat aku memberikan energi hingga kau bisa menyentuhmu kau terlihat senang.

Saat aku menangis dipelukanmu aku merasa nyaman, aku bisa menangis lepas dibahumu. Aku selalu mengikutimu kemanapun kau pergi karena aku tidak ingin jauh darimu, saat aku jauh darimu dunia terasa hampa. Apa ini yang namanya cinta? Aku selalu bertanya pada diriku sendiri, dahulu aku tidak berani mengungkapkan perasaanku, aku selalu menyimpannya dalam-dalam. Namun saat kita pergi ke taman hiburankemarin kau menyatakan perasaanmu terlebih dahulu, aku menangis bukan karena tidak suka tapi aku takut kau akan sedih jika aku menghilang.

Taemin ssi mungkin saat kau membaca surat ini kau tidak bisa melihatku lagi tapi tenanglah aku akan selalu ada disampingmu. Gomawo Taem semua yang telah kau berikan selama ini, bahumu, punggungmu sangat berarti saat aku sedih. Dan ciuman yang kau berikan kemarin membuatku yakin kau benar-benar mencintaiku. Saranghae Lee Taemin.

Oh iya akan kusampaikan salammu padamu Hyungmu itu

Gummy

“Taemin apa isi suratnya?.” Tanya member SHINee penasaran,

“mau tahu aja.” Ucapku sambil memeletkan lidah. Aku menyembunyikan suratku kebelakang, namun para member SHINee yang lain berhasil mengambil surat dari tanganku. Member SHINee membaca surat itu bersamaan, selesainya membacanya semua mata tertuju padaku, tak tahu mengapa mereka memandangku tajam terutama Key hyun. Mereka mendekatiku, Onew dan jonghyun memegang kedua tanganku sedangkan Key masih menatapku tajam, aku tak tahan dengan mata tajam Key yang membuatku takut.

“heyy kalian mengapa menatapiku seperti ini? ini lagi Onew dan Jonghyun mengapa memegang tanganku keras?” komentarku.

“siapa yang mengajarimu melakukan itu?” tanya Key

“melakukan apa sih hyun?” ucapku bingung dengan pertanyaan Key, aku mencoba melepaskan diri dari perangkap OnKeyJong.

“Kissing.” Ucap Jonghyun dengan penuh penekanan

“Ya Taemin mengapa kau mendahuluiku sih? Aku saja yang usianya lebih tua empat tahun darimu belum pernah melakukannya.” Ucap Onew dengan sewot

“aku yang sudah mempunyai pacar saja belum pernah kissing dengannya.” Jonghyun membuka suara kembali.

Aku melirik kearah Minho mencoba meminta pertolongan, namun dia malah mengangkat kedua tangannya.

“ayoo Taemin jawab siapa yang menyuruhmu mencium Gummy?” tanya Key dengan paksa, dia melakukan aksinya kembali yaitu mengelitikku.

“ampun aku sudah tidak tahan lagi.” Rengekku

“ayoo jawab siapa yang menyuruhmu untuk berciuman.” Tanya Key yang masih mengelitikku

“aku disuruh oleh Minho.”

“Mwo?” ucap OnKeyJong bersamaan,  mereka  melepaskanku

“tapi aku tidak menyuruh untuk mencium bibirnya.” Ucap Minho yang mencoba membela dirinya, dia langsung lari keluar sebelum Key Cs menyerbunya. Key Cs segera mengejar Minho yang melarikan diri. aku menghelakan nafasku, kuletakan surat Gummy tepat di dadaku.

Meskipun sekarang kau tidak dapat kulihat tapi aku dapat merasakan kau berada disampingku, Aku tidak akan pernah lupa  saat terindah bersamamu, semuanya akan melekat didalam memoriku. Kau akan selalu ada dihatiku, saranghae Yeonwohni Gummy

End

4 thoughts on “FF “Gwishin Neomu Yeppeo” end

  1. hwaa….
    Akhirx mrka berpisah, tpi syukurlah trjdi momen2 indah sblm kpergianx…

    Aq g nyangka shbtx tega bgt, cuma gra2 cwo’ brni nglakuin hal senekat itu…

    Nice FF…

    • endingnya emang mengharukan,
      harus gimana lgy namanya jga hantu gak bisa terus2an ada di dunia manusia harus sgra kmbali kedunia awalnya

      makasih ya chingu udh mampir^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s