FF “One Baby and Five Appa”

note : hallo chingudeul, gw bikin FF nih. Jujur nih FF terinspirasi dari Hello Baby sama filmnya jacky chan *lupa judulnya apa*. Makannya lw ceritanya mirip wajar aja ya, hehehe. Oiy judulnya terinspirasi dari korama yg judulnya one mom and three dads *film paling kocak*, yg tahu pasti senyum-senyum sendiri da, hehe.

  • Title : One Baby and Five Appa
  • Author : destiani a.k.a deztaem
  • cast : Member SHINee
  • Genre : Horror, Life
  • Lenght : One shot
  • Rating : General

Hujan lebat dimalam jum’at membuat suasana malam hari itu terasa mengerikan, terlihat Taemin sedang gelisah, bagaimana gak gelisah jam sudah menunjukan pukul  00.00 tapi dirinya sama sekali tidak bisa tidur.

“aishh kenapa gw  tiba-tiba insomnia gini?” tanya Taemin dalam hati

Dar dar dar dar dar, suara  petir mulai terdengar dan hujan pun semakin lebat, angin bertiup kencang membuat dedaunan bernari-nari lucifer Lol.  Suasana seperti itu membuat Taemin semakin gak bisa tidur,  dirinya selalu dihantui rasa takut oleh suara petir. Taemin bersembunyi dibalik selimut, agar bisa cepet tidur Taemin menemukan ide brilian.

“ahh kenapa gw gak hitung domba aja biar cepet tidur”.  Gumam Taemin, tak menunggu lama Taemin pun mulai menghitung domba.

“1 domba, 2 domba, 3 domba, 4 domba, 5 dom….”  belum selesai menghitung  domba dirinya dikejutkan oleh suara aneh yg berasal dari luar. Taemin diam sejenak , suara itu semakin  terdengar jelas olehnya .

“Oe oe oe oe oe……………… .” ternyata suara yg didengar oleh Taemin adalah tangisan seorang bayi. Rasa takut Taemin sudah mencapai puncaknya, dia langsung pindah ke kasur Minho dan memeluk  Minho  sehingga membuat Minho terkejut.

“aishhhhhhhh taemin loe ngapain nyosor kekasur gw?”  ucap Minho

“hyung gw takutt.”

“takut kenapa sih? Takut hantu??”ucap Minho sambil melepaskan pelukan Taemin.

“hyung gw  denger suara tangisan bayi, seriussssssss takewerkewer.”

“aiishhhhhhhh kebanyakan nonton film horor sih jadi denger yg bukan-bukan, udah ah gw mau tidur lagi.” Minho menghiraukan ucapan Taemin.

“oe oe oe oe….”  suara itu terdengar kembali oleh Taemin.

“hyung bangun gw denger  suara itu lagi.” Ucap Taemin  dan kembali membangunkan Minho.

“ahh ada apa lagi? Denger suara bayi lagi, udah tutup kuping loe pake kapas sana biar gak bisa denger suara yg aneh-aneh lagi”.

“hyung gw beneran denger suara itu dengan jelas.”  Taemin mencoba menyakinkan Minho bahwa dia benar-benar  mendengar suara aneh.

“Oeoeoeoeoeoe………….. suara tangisan bayi tersebut terdengar kembali untuk ketiga kalinya dan suaranya semakin keras dari yg sebelumnya sehingga telinga Minho mampu mendengarnya. Minho dan Taemin saling berpelukan saking terkejutnya dengan suara tersebut.

“loe bener taem ada suara bayi disini, tapi bayi siapa malem-malem gini nangis padahal tetangga kita gak ada yg punya bayi?” Tanya Minho

“hyung jangan-jangaaannn itu suara bayi hantu.”  Balas Taemin

“aaaaaaaaaaaaaaaaaaa tidaaaakkkkkkkkkkkkkkkk” teriak mereka berdua. Mereka segera bersembunyi dibalik selimut.

“hyung apa yg harus kita lakukan,  gw bener ketakutan?” ucap Taemin

“ kita telepon aja yg lainnya”

Tanpa menunggu lama Minho mengambil  hp nya dan segera menelepon key.

“yoboseyo.” Sapa key dengan nada memalas

“key tolong kekamar gw sekarang juga” ucap Minho dengan nada ketakutan

“minho loe kenapa? Kayanya loe lagi ketakutan, apa sesuatu terjadi sama loe?” balas Key yg mulai mengkhawatirkan Minho.

“Gw sama Taemin lagi ketakutan disini, cepet kesini lw gak gw ma taemin bisa mati ketakutan”

“okeee gw bakalan kesana sekarang juga”

Tet tet tet sambungan putus, tak lama kemudian key ditemani jonghyun dan onew sudah berada di kamar 2min. Mereka menemukan minho dan taemin sedang  ketakutan dibalik  selimut.

“kalian kenapa?” tanya onew heran.

“tadi kami denger suara bayi menangis”  balas Minho. Taemin sepertinya mengalami ketakutan yg teramat takut  sehingga dirinya tidak bisa berkata apapun lagi, Key langsung  memeluk Taemin dan menenangkannya.

“apa tangisan bayi sangat menakutkan bagi kalian?” tanya jonghyun. Jonghyun hanya ketawa kecil melihat kedua dongsaengnya ketakutan.

“suara tangisan bayi itu terasa begitu dekat disekitar sini sehingga membuat kami takut” ucap minho

“tenang sekarang suara itu udah gak ada lagi” ucap Key yg mencoba menenangkan keadaan.

Suasana pun sudah agak tenang, lima menit kemudian suara bayi itu terdengar lagi

“oeoeoeoeoeoe……..”

“ustttttttt kalian dengerkan?” tanya Minho

“iya gw denger” ucap jonghyun, key dan onew serempak. Jonghyun membuka jendela mencari –cari sumber suara itu.

“diluar gak ada apa-apa kok?” ucap Jonghyun.

“mendingan loe cek aja sana keluar, daripada kita semua dihantui rasa takut sepanjang malam. Biar gw disini jaga Taemin” gumam key

“hyung onew loe ikut, minho loe juga temenin kita”

“baiklah” ucap onew dan minho serempak.

Onew, jonghyun dan minho segera pergi kehalaman dorm untuk mengecek  keadaan diluar.  Hujan masih turun dgn lebat dan anginpun masih berhembus membuat suasana saat itu terasa dingin. Malam itu sungguh gelap tak ada satupun bintang yg terpampang dilangit, Bener-bener malam jum’at yg mengerikan. Minho melihat sebuah keranjang dan satu tas bayi  disamping tempat sampah.

“Hyung coba liat itu ada keranjang disana?” tanya minho sambil menunjukan keranjang yg dimaksud.

“iya itu sepertinya ada keranjang, apa itu punya loe jonghyun?”  ucap Onew

“gw gak punya barang yg begituan, ya sudah kita liat keranjang itu sepertinya keranjang itu mencurigakan.”

Mereka bertiga menghampiri keranjang tersebut, semakin mendekat dengan keranjang tersebut  semakin terdengar jelas suara bayi.  Dengan tangan gemateran Onew membuka keranjang tersebut. dilihatnya wajah bayi mungil sedang menagis, bayi tersebut sangat lah lucu bagaikan malaikat yg turun dari surga.

“jonghyun itu bener-bener bayi kan?” tanya Onew dengan terbata-bata

“ne, itu bayi. Darimana datangnya bayi itu?” balas jonghyun

“molla, apa jangan-jangan itu bayi itu adalah anak dari kuntilanak?” gumam Onew dengan polosnya.

“usttttt loe ngaco hyun mana ada jaman sekarang cerita yg kaya begituan, lebih baik kita bawa aja bayi ini kedalam kasihan  disini dia kedinginan.”

“iya kita bawa aja bayi itu kedalam, hyun loe gendong bayinya!”  perintah jonghyun

“gw gak mau ah, gw gak berani pegang bayi itu” ucap Onew yg bersembunyi dibalik badan Minho.

“ah dasar hyung, sini biar gw aja yg bawa bayinya. Loe ambil tas nya aja!” ucap Minho, lalu dia membawa bayi tersebut kedalam rumah. Bayi itu terus merengek, minho mencoba mengayun-ayunkan bayi tersebut agar berhenti menangis.

“cup cup cup cup cup adik kecil jangan nangis lagi ya”  ucap Minho

Didalam dorm Key dan Taemin langsung menghampiri hyungnya, mata TaeKey  tertuju pada bayi yg dibawa Minho

“hyung darimana loe nemuin bayi itu?” tanya Taemin heran

“bayi itu kami temukan didekat tempat sampah, ternyata suara bayi yg loe denger itu tangisan bayi ini.” Papar jonghyun

“wahhh bayinya neomu kyeopta, ciluk ba….” sahut Key , dia langsung menghibur bayi kecil itu sehingga bayi itu tertawa.

“lucunya bayi itu pas ketawa, mmm hyung kita harus kasih nama buat bayi ini?” ucap Taemin.

“Loe bener taem kita harus kasih nama buat bayi itu, nama apa ya yg cocok buat dia?” balas Minho

Mereka berlima mulai mencari nama yg cocok buat bayi itu.

“ahaiiiiii gimana kalau namanya MOOGEUN?”  usul Onew

“mwo MOOGEUN?”  ucap yg lainnya secara serentak lalu mereka tertawa mendengar nama tersebut.

Onew kembali mengeluarkan kegaringannya yg berhasil membuat yg lainnya tertawa, Moogeun?? darimana onew sangtae menemukan nama aneh itu?  Yg pastinya dalam otaknya dong. Akhirnya member SHINee setuju menamai  bayi itu Moogeun.

Mulai malam itu dorm SHINee diramaikan oleh kedatangan bayi mungil yg mereka kasih nama Moogeun, mereka berlima harus beradaptasi dengan situasi seperti ini, mulai malam itu pula mereka mulai merasakan bagaimana rasanya menjadi orang tua.

~~~~next day~~~

Tet tet tet ….. Alarm membangunkan Taemin  dari tidurnya.

“hyun bangun” ucap Taemin yg membangunkam Minho

“ahhhhh taemin jangan ganggu gw,  gw  ngantuk nih semaleman jaga moogeun”  gumam Minho dengan nada memalas.

Wajar aja minho masih ngantuk, dirinya bersama Jonghyun dan Key  menjaga Moogeun semaleman dan baru bisa tidur jam 5 pagi. Sedangkan Taemin dan Onew tertidur pulas tanpa gangguan moogeun.

“loe udah bangun Taem? Nih gw bawain susu buat loe?” sapa Onew seketika Taemin  berada didapur.

“gomawo hyun”

Lek lek lek taemin meminum susu buatan Onew, tiba-tiba mereka mendengar tangisan bayi. Mereka langsung menghampiri moogeun.

“hyung moogeun kenapa?” tanya Taemin

“molla, coba loe gendong mungkin dia jenuh disini”

Taemin menuruti perintah onew, saat dia menyentuh tubuh moogeun, taemin merasakan rasa panas pada badan Moogeun.

“hyung badan moogeun panas.”

“mwo?”

“ne, badannya panas  mungkin karena kemarin kedinginan jadi moogeun sakit. Hyung cepetan kasih tau yg lainnya.”

“ne…”

Onew langsung membangunkan MinKeyJong. Semua member SHINee kebingungan menghadapi Moogeun yg terus –terusan menangis karena kesakitan.

“Hyun apa yg harus kita lakukan, moogeun gak berhenti menangis dari tadi”. ucap Key

“molla” balas Onew

“bentar gw telepon omma dulu dirumah, mungkin dia tau gimana cara mengatasi  bayi yg lagi sakit” ucap Jonghyun.

Tak menunggu lama dia langsung menelepon omma nya. Omma nya kasih saran agar menggopres org yg sakit panas. Jonghyun menuruti perintah ommanya namun panas moogeun tak kunjung turun, panas moogeun semakin menjadi-jadi sehingga membuatnya  terus menangis.

“gak ada cara lain selain bawa moogeun kerumah sakit.” Ucap onew

“mwo? Gak salah hyun? Gimana kalau kita ketahuan punya bayi?” balas Jonghyun

“ahaiiiiiiiii gw punya ide.” Ucap Key

“ide apaan?” tanya Taemin antusias

Key memberitahukan ide gila itu kepada member yg lainnya, salah satu cara membawa Moogeun adalah dengan diantar oleh ayah-ibunya. Untuk menjalankan misi tersebut harus ada 2 orang untuk berpura-pura menjadi orang tua Moogeun dan semua member SHINee menunjuk Taemin untuk menjadi umma nya dan Minho menjadi appanya. Taemin didandanin sedemikian rupa sehingga terlihat seperti ibu-ibu yg mempunyai anak sedangkan Minho harus memakai kumis agar terlihat seperti appa yg  sesungguhnya.

“wow kalian serasi sekali jadi sepasang suami istri, taem loe terlihat cantik bgt dan loe minho terlihat lebih tua 15 tahun dgn memakai kumis palsu itu, kekekekekeke”  ucap jonghyun sambil ketawa dan yg lainnya pun ikut tertawa melihat pasangan muda 2min

“udah dong jangan ketawain gw lagi, lw bukan karena moogeun gw gak bakalan dandan seperti ini.” Ucap Taemin  yg  berhasil membuat yg  lainnya berhenti ketawa

“ahh sebelum pergi ke rumah sakit loe berdua sama moogeun fhoto dulu buat kenang-kenangan kalian sbg pasangan suami istri.”

Key memotret 2min dan moogeun, mereka bertiga  terlihat seperti keluarga bahagia dengan satu anak. Mereka mengasih nama fhoto itu “2min’s family”.

Key mengantarkan 2min ke rumahsakit sedangkan onew dan jonghyun menjaga dorm dan kebagian membereskan dorm.

“whoaaaaaaaaa akhirnya bayi itu udah gak ada didorm, waktunya  buat santai-santai.” Ucap jonghyun dengan mimik muka bahagia.

“ssttttttttt siapa bilang kita bisa santai-santai, denger perintah umma key gak? Kita disuruh bersihin dorm. Coba lihat sekarang dorm kita sudah kaya kapal pecah berantakaaannnnnnnn bgt.”  Ucap Onew.

“ahhhhhh gak bisa santai-santai dong, padahal gw ngantuk pengen tidur semaleman jagain Moogeun.”  Keluh Jonghyun

“daripada loe terus-terusan mengeluh kaya gitu sebaiknya kita segera beresin dorm biar bisa cepet istirahat. Keep fighting.” Ucap Onew yg memberikan semangat kepada dongsaengnya.

Dengan semangat 45 mereka berdua membereskan dorm yg sangat berantakan, mereka berdua menyapu, mengepel dan tak lupa mencuci pakaian member lainnya, pokoknya mereka seperti sedang kerja rodi . pekerjaan rumah tangga ternyata lebih capek daripada harus nyanyi dan menari diatas panggung. Akhirnya perjuangan onew dan jonghyun membersihkan dorm tercapai juga kini dorm SHINee terlihat bersih kinclong seperti baru lagi lol.

“ah akhirnya pekerjaan kita selesai.” Ucap jonghyun sambil merebahkan tubuhnya diatas sofa .

“loe mau jus?” tanya Onew

“ne, gw mau.”

“mau jus apa?”

“apa aja juga boleh.”

“heu, jawabannya selalu itu. Apa aja juga boleh, kemana aja juga boleh, siapa aja juga boleh. Gak bosen apa pake kata-kata  itu terus?” omel Onew

“ah hyung loe gak gaul bgt, kata-kata kaya itu tu lagi in bgt di kalangan abg gitu lho.” Terang Jonghyun *onew gak gaul*

“ah up to you.” Balas onew lantas dirinya pergi kedapur untuk membuat jus.

Seketika di dapur onew melihat tas bayi karena penasaran dengan isi tas tersebut dia membuka tas tersebut dan dia menemukan sepuncuk surat, dia langsung berlari menemui jonghyun untuk memberitahunya.

Dear penemu bayiku

Tolong jaga bayi ini untuk sementara waktu, bayi ini merupakan buronan org jahat jadi demi keselamatan bayi ini kami simpan bayi ini didepan rumah anda. Aku tidak bisa membawa bayi ini dengan ku karena penjahat selalu mebututiku. Tolong hubungi kami  jika menemuukan bayi ini dan Tolong jaga dia dengan baik .. Aku yakin anda og baik dan tidak mungkin menyakiti anakku.  Kamsahamnida.

OnHyun sangat kaget setelah membaca surat tersebut, Moogeun yg saat ini mereka asuh adalah buronan org jahat. OnHyun merasa iba apa yg terjadi dengan moogeun anak sekecil itu sudah menjadi incaran org jahat.

“apa yg harus kita lakukan?” tanya onew

“molla, sebaiknya kita tunggu yg lainnya dulu baru kita rundingkan jalan keluar untuk mengembalikan Moogeun kepada umma dan appa nya.”  Balas jonghyun dengan tenang.

30 menit kemudian 2MinKey dan si bayi munggil moogeun telah samapai di dorm. OnHyun langsung memberikan surat tersebut kepada 2MinKey. Member SHINee langsung mengadakan rapat dadakan diruang tengah sementara itu Moogeun tertidur pulas dikamar 2min.

“Kita harus segera mengembalikan moogeun kepada org tuanya, kasihan  pasti org tuanya  sgt menceaskannya.” Ucap onew

“gw setuju sama loe hyun, tapi sebaiknya kita telepon dulu org tua moogeun.” Sambung key

“nih hyun nomer teleponnya.”  Ucap taemin sambil ngasih suratnya

Tet tet tet Key menekan tombol hp nya satu-persatu. Tut tut tut setelah beberapa menunggu suara dari sebrang sana terdengar.

“annyeong  haseyo” sapa org dibalik telepon

“annyeong haseyo, benarkah ini dengan org tua bayi yg disimpan didepan rumah kami?” balas key

“ne, kau menemukan yoogeun kah?” jawab perempuan itu dengan nada bahagia

“mwo? Jadi namanya yoogeun?” balas onew kaget ternyata nama bayi itu bukan Moogeun  tapi YOOGEUN.

“ne, bayi itu namanya yoogeun. Apakah anak ku baik-baik saja?”

“anak ibu sekarang baik-baik aja bersama kami.” Balas minho dengan tenang

“syukurlah kalau begitu, aku sungguh  merindukan yoogeun. Aku khawatir dengan keadaan yoogeun skrg. Naneun babo babo meninggalkan anakku di depan rumah kalian. Aku udah gak punya cara lain lagi untuk menyelamatkan yoogeun dari  kejaran buronan. Cara satu2nya hanya meninggalkannya didepan rumah kalian.” Papar umma  yoogeun

“memangnya mengapa yoogeun menjadi buronan org?” tanya key penasaran

Umma yoogeun menjelaskan panjang lebar  alasan dia meninggalkan yoogeun ditempat sampah. Ternyata yoogeun merupakan anak dari org kaya, 2 minggu yg lalu appa nya yoogeun meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas, lantas semua harta warisannya yg berlimpah banyak diwariskan kepada yoogeun seorang.  Bayi kecil itu sama sekali tidak mengerti uang sehingga sekelompok org jahat ingin membunuh yoogeun dan mengambil warisannya.

Mendengar cerita dari umma yoogeun member SHINee menjadi tambah merasa iba kepada yoogeun dan  member SHINee berjanji akan menjaga yoogeun dari kejaran buronan tak berhati itu.

~~beberapa hari kemudian~~

“Yoogeun apa kamu rindu ibumu?” tanya Minho ketika sarapan.

“ya, apa kamu rindu ibumu?” Taemin ikut-ikutan bertanya. Semua matapun tertuju pada Yoogen, mereka ingin mengetahui jawaban yoogeun. Yoogeun menghiraukan pertanyaan appanya itu, dia malah asyik makan sandwich buatan key.

“aishh anak ini ditanya malah makan, kayanya yoogeun belum tau apa-apa, liat aja dia polos bgt.” Gumam jonghyun.  Lalu key mendekati yoogeun dan bertanya lembut kpda yoogeun

“yoogeuna apa kamu rindu ibumu?”

“umma, umma.” Balas yoogeun sambil berhenti makan, lalu dia melirik keadaan disekitarnya  dan berlari keluar dorm mencari sesosok ibu yg dia rindukan.  Member SHINee segera mengejar yoogeun.

“yoogeuna tunggu!!!” ucap member SHINee serempak.

Mata indah yoogeun mulai mengeluarkan air matanya, dia terus berkata umma.

“yoogeuna rindu ibumu?” tanya Key

Yoogeun hanya menganggukan kepalanya sbg tanda bahwa dia merindukan ibunya.

“cup cup cup jangan nangis lagi, jika yoogeun ingin bertemu ibu janganlah menangis karena ibumu pasti tidak suka anak yg cengeng, arachi?” ucap Minho yg mencoba menenangkan yoogeun lalu minho mengendong yoogeun dan membawanya kedalam dorm.

Melihat keadaan yoogeun yg seperti itu member SHINee berencana untuk mengebalikan yoogeun besok pagi, itu berarti malam ini adalah malam terakhir yoogeun di dorm SHINee dan member SHINee berencana untuk membuat pesta perpisahan.  Walaupun mereka baru kenal yoogeun tapi tak tahu mengapa mereka sudah akrab dan sayang kepada yoogeun. Yoogeun sudah dianggap anak oleh member SHINee begitupula dgn yoogeun, dia sudah menganggap member SHINee sbg pengganti appanya.

Mereka menonton power ranger film kesukaan yoogeun. Sepanjang film itu terputar Yogeun selalu mengikuti gaya power ranger.

“yoogeuna apa cita-citamu?” tanya taemin

“aku ingin jadi power ranger, rasakan ini…” balas yoogeun sambil menembak taemin seperti power ranger yg tadi ditonton.

“aahhh tidak aku mati.” Ucap taemin

“hey~ power ranger apa kamu mau melawanku?” ucap onew yang muncul tiba-tiba dengan memakai jubah merah, kacamata hitam dan pedang ditangannya.

“hyun apa yg loe lakuin? Lihatlah seperti apa loe skrg.” Komentar key

“gw adalah pahlawan berjubah merah, ahahahahahahaha.”

“Yoogeuna ayo lawan onew appa!!”  bujuk jonghyun

Yoogeun menuruti perintah jonghyun, dia langsung menyerang  pahlawan berjubah merah itu. Pada akhirnya member SHINee dan yoogeun melewati malam terakhirnya dengan bermain power ranger an. Karena kelelahan mereka tertidur diruang tv, mereka merasakan kedamaian tidur bersama yoogeun.

~~ keesokan hari~~

Hari ini member SHINee akan mengantarkan yoogeun kepangkuan ibunya. Mereka harus menempuh perjalanan yg jauh untuk sampai kerumah yoogeun.

Jonghyun segera menghidupkan mobil berwarna hitam untuk memulai perjalanan, onew terlihat berada disamping jonghyun sedangkan 2minkey duduk dibelakang. Mereka melewati perjalanan ini dgn sgt gembira mereka sesekali bernyanyi dan bercanda dengan yoogeun, keakraban mereka teralin sangat baik dan mungkin akan susah untuk diakhiri. 3 jam berlalu sampailah member SHINee didepan rumah megah.

“hyun apakah ini bener rumah yoogeun?” tanya taemin yg masih takjub dengan bangunan megah yg berdiri didepannya.

“alamatnya sama kok kaya yg ditulis disurat.” Balas jonghyun

“omo besar bgt, gak nyangka yoogeun tgl dirumah sebesar ini.”

“lebih baik kita segera kesana, lebih cepat lebih baik.” Ucap onew

Member SHINee segera turun dari mobil, yoogeun masih tidur dipangkuan minho.  Dihalaman rumah terparkir banyak mobil entah itu mobil pemilik rumah atau tamu dirumah ini. Tapi didalam rumah tampak sepi tak ada suara org.

“yoboseyo”  ucap Key  beberapakali namun tidak ada jawaban dari dalam.

“rumahnya sepi, lebih baik kita masuk” balas onew

“tapi itu gak sopan hyun menyelinap masuk rumah org” ucap taemin yg menghentikan langkah hyungnya.

“aishh taem masuklah loe mau kita nunggu disini beberapa jam sampe ada org datang?”  balas jonghyun sambil menarik tangan taemin agar masuk kedalam.

Rumah yoogeun benar2 besar didalamnya sehingga member SHINee tidak menemukan ibu yoogeun. Langkah member SHINee terhentikan ketika mereka mendengar teriakan seorg namja yg menanyakan keberadaan yoogeun. Suara itu berasal dari ruang tamu, key segera melihatnya. Ternyata segerombolan org sedang  memaksa ibu yoogeun untuk memberitahu anaknya.

“gawat penjahat itu ada didalam” ucap Key pelan

Saking kagetnya taemin menjatuhkan botol minuman yoogeun.

“Aishhhhh taemin.”

Mendengar suara tadi member SHINee ketahuan oleh penjahat, onew dan Key berhasil melarikan diri tapi 2minjjong bersama yoogeun tertangkap dan diseret keruang tamu.

“yoogeun” ucap umma yoogeun membuat yoogeun bangun dari tidurnya.

“omma” rengek yoogeun

“berikan anak itu pada kami!” ucap penjahat itu dengan keras

“aku tidak akan mebiarkan kalian mengambil yoogeun” ucap minho tegas, jonghyun dan Taemin mencoba menghalangi yoogeun agar tidak ditangkap namun sia-sia usaha taeJjong tenaga para penjahat itu lebih besar belum pula jumlah penjahatnya yg banyak. Yoogeun menangis ketakutan ketika dirinya berada ditangan penjahat.

~OnKey P.O.V~

OnKey mencoba melarikan diri dari kejaran penjahat, mereka bersembunyi dibalik pohon yg berada dihalaman rumah yoogeun. Pohon itu cukup besar sehingga muat untuk mereka bersembunyi.

“sepertinya kita aman berada disini.” Ucap Onew

“ne, sepertinya penjahat itu udah pergi keluar untuk mencari kita” balas key

“sebaiknya kita menelpon polisi sebelum yoogeun dibawa oleh para penahat.”

“loe bener hyun biar gw telepon”

Tak menunggu lama Key segera menelepon kantor polisi.

POV end~

30 menit kemudian para penjahat itu keluar dari rumah bersama 2minjjong, yoogeun dan ibunya. Yoogeun menangis keras karena ketakutan, ibunya dan 2mingJong pun ikut meneteskan air  mata. Yoogeun dibawa kedalam mobil, yoogeun masih menangis sambil menyebut omma. Ummanya udah gak kuat lagi melihat anaknya menangis ketakutan seperti itu. Mobil itu mulai menjalankan mesinnya dan segera meninggalkan rumah yoogeun.

Tiba-tiba  terdengar mobil polisi yg berhasil mematikan mesin mobil itu. Polisi segera mengambil tindakan. Para penjahat turun dari mobilnya namun kali ini mereka memegang pistol.

“kembalikan anak itu” ucap polisi

“jangan coba-coba dekati anak ini atau akan kubunuh anak ini” balas salah satu penjahat.

Key memukul tangan penjahat itu dengan sebalok kayu sehingga pistolnya jatuh dan key mengambil pisot itu. Polisi langsung menangkap penjahat dan yoogeun berhasil dibawa key.

“yoogeun gwecanayo?” tanya member SHINee

Yoogeun hanya menangis tersedu-sedu, dia masih merasa takut.  Key menyerahkan yoogeun kepada ibunya. Tangisan yoogeun tiba-tiba berhenti ketika dia digendong ibunya.

“yoogeuna omma kangen sekali” ucap ibu yoogeun sambil memeluk yoogeun

Member SHINee begitu terharu melihat pertemuan ibu dan anak yg berpisah beberap hari.

“gomawo udah menyelamatkan yoogeun.” Ucap ibu yoogeun sambil membungkukkan badan.

“sama-sama kami senag bisa bertemu dgn yoogeun”

“bukankah kalian boyband SHINee?”

“ne, kami adalah SHINee”

“sepertinya tugas kami sudah selesai, kami pamit pulang”  ucap onew

“appaa..”  ucap yoogeun

“appa mau pulang dulu, yoogeun sama ibu ya?” ucap ibu yoogeun

Yoogeun menggelengkan kepalanya, yoogeun tidak mau berpisah dengan meber SHINee mebuat member SHINee berat meninggalkan yoogeun.

“yoogeuna sayang appa kan? Kalau yoogeun sayang appa yoogeun harus biarkan appa pulang. Yoogeun harus baik-baik disini bersama umma, arachi?” ucap minho sambil menitihkan air mata lalu dia mencium yoogeun yg menjadi ciuman terakhirnya.

“yoogeuna harus tumbuh besar bersama umma disini, jika yoogeun udah besar kita akan bermain lagi, okeee” ucap taemin sambil memeluk yoogeun dan air mata taemin jatuh ketika memeluknya.

“yoogeuna baik-baik disini, jika kamu baik-baik disini kamipun akan merasa baik disana,yoogeun mau permen? appa punya satu permen untukmu” ucap jonghyun

“yoogeuna harus jadi power ranger , sebagai power ranger kamu harus menjaga dan menyayangi umma, arachi.” Ucap onew

“yoogeuna kamu harus tahu rasa cinta appa gak akan pernah hilang, ingat pesan appa jaga ibumu disini dgn baik, saranghae yonwohni” ucap key yg juga mengeluarkan air mata.

Berat rasanya bagi member SHINee berpisah dengan yoogeun tapi harus apa lagi mereka harus menjalankan tugasnya sebagai artis. Meskipun mereka terpisahkan oleh jarak namun rasa cinta mereka tidak pernah putus, yoogeun adalah inspirasi bagi SHINee.

created: @deztaem

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s